Bab 156. Shera 92

1053 Kata

"Loh, jadi dari tadi hp'ku mati?" ujarku saat memeriksa isi tas lalu mendapati ponselku dalam keadaan tidak aktif. Aku buru-buru beranjak dari tempat tidur, kemudian mengisi daya benda itu, takut ada sesuatu yang penting di dalamnya. Rencanaku untuk pergi ke Cafe-nya Axel urung terlaksana. Berganti dengan sebuah acara reuni singkat bersama dengan Adrian tadi. Axel belum pulang saat aku sampai di rumah. Dan itu lebih baik, karena aku cukup kebingungan untuk berbohong padanya nanti. Kenapa aku harus berbohong? Aku nggak bisa secara terang-terangan mengatakan pada Axdl bahwa hari ini, aku telah menghabiskan waktu dengan teman lama, atau malah mantan pacar. Hubungan Axel dan Adrian juga tidak cukup baik untuk dapat saling memahami. Intinya, aku tidak bisa bicara jujur pada Axel. Hanya it

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN