Hanya saja, ketepatan napas masih kurang tepat, yang artinya pemuda itu perlu berlatih lebih keras lagi agar tak mendapat keluhan dari kuping-kuping yang sensitif. "Gue kasih nilai delapan puluh ya karena masih ada bagian yang kurang tepat nih!" "Siapa lo yang bisa ngasal ngasih nilai buat Revan?" Ciel menggeram melihat Auva yang bersikap masa bodoh dan menguap, mengorek sisa kotoran dari lubang telinga. "Heh, masa gue asal ngasih nilai? Gini-gini gue punya penilaian tinggi karena sering ngeliat Aurel latihan main instrumen bareng guru musik." Auva beringsut mundur saat Revan mendekat ke arahnya. "Berarti lo udah berpengalaman di dunia musik?" Hah? Mungkinkah maksudnya berpengalaman menjadi juri? Kalau begitu, tidak sepenuhnya salah jika membenarkan hal itu. Kalian tahu apa itu n

