Spesimen Kecil

4302 Kata

Ginggi melangkah masuk ke dalam kantornya, sudah jam sebelas siang dan ia baru datang sebab ada sesuatu yang harus ia kerjakan terlebih dahulu di terminal tempat si Rontek menjadi bos para preman itu kembali setelah Ginggi kini menjadi Bos Besarnya. Kantornya sepi sebab Ali sedang ada urusan di bank, sementara Silvi dan Jenny serta kedua rekan sesama gadis pembantai sudah izin kepadanya untuk mengunjungi sebuah kafe yang baru buka. Terkadang Silvi dan Jenny serta kedua rekannya itu memang bersikap layaknya para gadis remaja yang sedang senang berjalan-jalan di mall atau mengikuti trend tertentu yang sedang heboh.  Tapi kan seharusnya ada si Bram di dalam kantornya, kenapa ia tidak menyambut kedatangan dirinya? Tanya Ginggi dalam hatinya, ia meneruskan langkah menuju ke bagian tengah kant

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN