Kekuatan Tambahan

1229 Kata

Ginggi keluar dari kamar suite mewah hotel tersebut, ia segera disambut oleh si Bram dan Si Rontek yang penasaran. “Bos, apa Bos sudah berhasil menghabisi Tiga Pembantai itu?” tanya si Rontek antusias sambil menghmpiri Ginggi. Bos Ginggi baru masuk ke dalam kamar suite hotel itu selama kurang dari lima belas menit saja. Ia dan si Bram memang mendengar ada sedikit keributan yang terjadi di dalam. Tapi karena dilarang oleh Bos Ginggi untuk masuk dan membantunya, maka ia dan si Bram hanya bisa menduga-duga apa yang sebenarnya tengah terjadi di dalam kamar suite tersebut. Ginggi tersenyum dan menggeleng “Tidak, mereka bertiga masih hidup dan sehat segar bugar.” “Loh, kok bisa begitu Bos?” tanya si Bram keheranan. Ginggi mengabaikan pertanyaan si Bram dan mendekati Silvi. “Kau tidak bil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN