Ginggi berbalik kembali dan berjalan menuju ke dojo milik Sensei Miyagi, tapi baru beberapa puluh kaki ia melangkah ia sudah melihat ada kelompok yang menghampiri dirinya. Rupanya Silvi, Jenny dan yang lainnya tadi sempat mendengar sedikit keributan ketika orang asing itu menabrak dinding kertas untuk melarikan diri. Mereka kemudian bergegas menyusul setelah tahu Ginggi tidak ada di dalam kamar tidur. “Bos, Bos Ginggi tidak apa-apa? Apa yang terjadi Bos? tadi kami sempat mendengar sesuatu yang berisik dan setelah tahu kalau Bos tidak ada di dalam kamar. Kami bergegas ke sini menyusul!” si Bram yang pertama kali menyapa Ginggi. Ginggi menatap semua orang yang ada di sana. Si Bram, Silvi, Jenny dan kedua rekannya sesama gadis pembantai. Minus si Renal dan Sensei Miyagi, Ginggi mulai memiki

