Setelah semua tamu undangan menyantap hidangan istimewa yang disajikan tersebut, pembawa acara melanjutkan acara hiburan. Sementara itu Tuan Tong beranjak dari tempatnya dan menuju ke sebuah ruangan khusus yang sengaja dibuat menyerupai sebuah tenda kerajaan di salah satu sudut di atas atap gedung hotel mewah ini. Di tempat ini, Tuan Tong akan menerima semua hadiah yang diberikan oleh para tamunya. “Kita juga harus bergegas masuk dalam antrian.” Silvi menyarankan sambil menunjuk ke arah tamu undangan yang sudah dengan rapi berbaris. Ginggi berdiri disusul oleh si Bram, Jenny dan kedua rekannya sesama gadis pembantai. “Tunggu. Untuk kali ini cukup aku dan Ginggi saja, kalian tunggulah kami di sini. Lagi pula setiap tamu undangan hanya diperkenankan masuk ke dalam tenda tersebut hanya seb

