Sensei Miyagi membawa rombongan Ginggi menuju ke dojo sekaligus rumahnya. Silvi dan Jenny juga kedua orang gadis pembantai lainnya terus merasakan keanehan dengan tidak adanya seorang pun di halaman dan bahkan di dalam rumah milik Sensei Miyagi. “Kemana perginya orang-orang?” tanya Jenny berbisik kepada Silvi. Silvi menggeleng “Aku juga tidak tahu. Yang jelas kita harus selalu waspada, ada sesuatu yang mencurigakan sepertinya sedang terjadi di sini.” Jawab Silvi lirih. Jenny dan kedua gadis pembantai lainnya mengangguk, mereka memang menjadi jauh lebih waspada ketika mengetahui betapa sepinya keadaan di sekitar dojo milik Sensei Miyagi ini. Sensei Miyagi langsung membawa mereka masuk ke dalam dapur melalui pintu samping rumahnya, ia menatap Ginggi yang sedang membawakan keranjang rotan

