Si Jamal terbahak-bahak menatap Ginggi yang terikat dan tak berdaya dibawa ke hadapannya oleh Tiga pembantai yang telah ia sewa. Ketiga gadis itu meski sedikit molor dari waktu yang telah dijanjikan tapi pada akhirnya mereka berhasil menuntaskan kerja yang telah diamanatkan kepada ketiganya. Saat ini mereka berada dalam markas besar para preman yang berkuasa di Ibu kota dan juga di seluruh negara ini. Sebuah tempat rahasia yang terbuka. Artinya dari penglihatan warga biasa maka markas ini hanyalah sebuah arena hiburan di pusat kota. Tetapi di dalamnya, ada banyak ruangan yang dipakai oleh para preman sebagai pusat kendali dari semua kegiatan ilegal mereka. Tempat mereka berkoordinasi dan membuat sebuah rencana yang akan dieksekusikan nantinya. Sebuah markas yang dijadikan tempat pusat se

