Ke-Sepuluh ~ Kisah Lalu

1217 Kata

Semuanya terasa benar, Ketika tangan Sonja meremas pelan leher Ibram begitu bibir Ibram menyesap bibir bawahnya tanpa henti. Dan begitu berhenti, tanpa jeda Ibram justru mengulumnya. Rasa dingin yang masih Sonja rasakan tadi begitu selesai mandi hilang tanpa bekas. Berganti dengan rasa hangat yang menjalar dari tubuh Ibram keseluruh tubuhnya. Dan kebenaran itu terasa enggan untuk diakhiri. Ketika dirasa belum cukup, Sonja merekatkan tubuhnya tanpa sekat pada tubuh Ibram. Disambut sukarela oleh Ibram yang melingkarkan sebelah tangannya di pinggang Sonja. Sebelah tangan Sonja beralih pada pundak Ibram, meremasnya pelan. Sementara bibirnya ikut dalam pergumulan bibir Ibram yang sudah terlebih dulu semakin jauh. Keduanya saling mencecap dan memangut bergantian. Sebelum berlanjut dalam luma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN