"Macet nggak tadi perjalanan?" Ibram meneguk segelas penuh air mineral dingin sebelum menjawab. "Nggak terlalu" "Duluan deh, mau menemui yang lain" Sebelum langkah Wenda keluar dari dapur, Ibram lebih dulu mencegahnya. "Wenda, lain kali kamu nggak perlu ikut campur dalam urusan pribadiku,” kata Ibram tegas lantas berbalik ke lantai atas. ~ Sore, selepas resepsi yang digelar setelah akad nikah selesai, Sonja dan Ibram memutuskan langsung pulang. Meninggalkan ibu, Arimbi, Brian yang masih disana. Mungkin besok pagi baru kembali. Sonja melepaskan flip flop dan membiarkan kakinya yang telanjang tanpa alas melakukan perenggangan. Sudah satu jam lewat dia tertidur di perjalanan. Badannya mulai terasa pegal. Tapi dia tidak bisa bergerak banyak mengingat kondisi mobil yang terbatas

