Ke- Tujuh Belas

1415 Kata

Jam makan siang baru terlewat lima belas menit ketika kaki jenjang Sonja melangkah di lobi kantor I-Maze. Dia melewati kubikel-kubikel kosong yang ditinggal pemiliknya untuk lunch. "Makasih Pak Us,” katanya pada satpam kantor yang membantu membawakan koper miliknya sampai di depan lift. Lalu dia sendirian yang menarik koper ke kotak besi itu untuk ke lantai tiga. Ruangan kerjanya berada. Moodnya terasa baik hari ini. Pasalnya ini pertama kali dia akan ke luar negeri setelah tau dirinya hamil. Dia bahkan sudah berencana untuk shopping tas dan sepatu baru. "Then, I'm ready to go,” katanya senang begitu membuka pintu kaca di depannya.  Mengejutkan Jose dan Em yang menatapnya dengan kening berkerut. "Seriously?? Ibram ngasih izin?" Jose berdiri menghampiri Sonja yang mengambil duduk di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN