Langit diluar sudah berganti gelap sejak tiga jam lalu. Tidak menjadikan Sonja beranjak untuk pulang. Disampingnya, Jose sudah bersiap membereskan barang-barang ke dalam clutch gold nya. "Kau tidak pulang?" Sonja mengalihkan pandangan dari PC untuk menoleh. "Sebentar lagi, duluan saja" "Besok langsung ke bandara ya" Anggukan kecil Sonja dibarengi lambaian singkat Jose sebelum dia keluar ruangan. Di lantai tiga ini hanya tinggal Sonja seorang. Rekan-rekannya sudah kembali dari pukul tujuh tadi. Tapi entah kenapa dia tidak ingin segera pulang. Meskipun besok pukul sepuluh dia dan Jose ada penerbangan ke Milan. Sekilas diliriknya ponsel untuk melihat pesan apa yang masuk. Dari bagian produksi yang menyampaikan status ready stock triwulan ini. Tidak ada pesan dari Ibram. Laki-laki itu.

