BAB 41 Aku yang bersalah

1039 Kata

*** Malam yang tidak mereka harapkan, itulah yang terjadi. Masih dengan kepalanya yang sedikit pusing tapi kesadaran Dana sudah mulai membaik membuatnya segera membuka matanya. Samar-samar dia mengingat kejadian yang terjadi semalam, merasakan antara mimpi dan nyata telah terjadi dalam hidupnya semalam. Perlahan membuka matanya yang kepalanya terasa masih berat, Dana justru terkejut karena mendapati seseorang disebelahnya. “Lidya? Apa yang kau lakukan? Hah” Dana tampak sangat marah mendapati dirinya yang sudah tidak berbalut benang satupun di badannya, kemudian menarik selimut yang ternyata selimut itu juga digunakan oleh Lidya. “Jelaskan Lidya?” tuntutnya. Tampak amarah di raut mukanya, dia mengeram dengan menutup matanya. Lidya menyadari kemarahan Dana, namun karena dia ingin membe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN