BAB 42 Mutasi

1757 Kata

Setiap insan memiliki rasa yang menjadikan dirinya spesial terutama bagi dirinya sendiri. Sementara itu, Dea yang menampilkan wajah cantiknya disana sangat bahagia karena bisa menghubungi sang pujaan hati namun tidak dengan Dana, dia sedang bersedih Dana menerima panggilan telfonnya. “Halo calon suamiku” dengan girang Dea bersuara. Gadis cantik itu memang sangat ceria dalam kesehariannya. “Halo sayang. Kenapa tadi tidak aktif?” Dia mulai menyelidiki, walau sebenarnya Danalah yang perlu diselidiki oleh Dea. Perasaan bersalah memuatnya bersikap selidik pada sang pacar. “Hmmmm… Tadi ada sedikit masalah di tempat kerja sayang. Tapi sudah selesai. Aku berniat resign karena akan segera mengurus pernikahan kita. Aku juga rasa, sudah cukup waktuku merantau. Aku ingin pulang ke daerahku” penjel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN