Awalnya Gema berpegangan pada pinggiran motor. Tapi, lama kelamaan ia memberanikan diri menyentuh tubuh Guna. Toh waktu itu juga aku pernah dan pegangan ke tubuhnya. Gema menahan senyum dalam hati. Perjalanan ke rumah Hana yang memang tidak terlalu jauh, terasa sangat singkat sekali. Gema hampir hampir tidak mau turun dari motor. "Mmm.. Ma-mau turun tidak?" Guna menyadarkannya. Gema langsung tersadar, "I-iya. Sori aku sedikit mengantuk. Angin nya sepoi sepoi membuatku keenakan." "Ti-tidak apa apa," Guna menyeimbangkan motornya dan mulai melepas helm. "I-ini helm ku," Gema menyodorkannya ke tangan Guna. Keduanya saling bertatapan selama beberapa detik tapi kemudian memalingkan wajah. "Ki-kita masuk," Gema berbalik. Wajahku pasti merah! Ia melangkah masuk ke dalam ruma

