Perjalanan Terencana

2100 Kata

Chapter 31 “Mas! Aku enggak paham kenapa Mas jadi aneh begini?” cecarku karena makin bingung dengan sikapnya. Apa sih yang membuatnya malu? “Sudah, habiskan saja makanan kamu. Mas mau telepon orang bengkel dulu, aneh banget dari tadi belum ada konfirmasi apapun nih. “Mas, tapi tolong jawab dulu pertanyaan aku tadi. Mas malu kenapa? Memangnya aku kenapa?” Dia yang sudah sibuk dengan ponselnya, menatapku dengan wajah serius. “Mas pikir, kamu sedang tidak dalam kondisi tepat untuk dengar cerita itu.” “Ha? Apa sih? Aku beneran jadi bingung!” Dia sekarang terkekeh. Astagfirllah, apa sih maunya laki-laki ini? Ah, sudahlah barangkali dia sedang usil saja menggodaku dengan kisah yang sebenarnya tak pernah ada. Mungkin dia sedang ingin bergurau denganku karena rindu dengan kisah masa lalu ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN