Chapter 28 "Zanna, sudah saatnya kamu memikirkannya lagi." Suara Bunda terdengar dari arah pintu kamarku. Aku tengah mengganti diapers Iza yang baru saja buang air besar. Dia nampak tenang setelah merasa nyaman karena bagian becek tadi kini sudah kembali bersih. Aku menoleh ke arah Bunda, wanita baik itu perlahan mendekatiku dan duduk di tempat tidur. Di samping Iza. "Soal apa Bunda?" Tanyaku pura-pura tak paham dengan maksud Bunda. "Soal Axel." Jawab Bunda singkat. "Euhm.." "Bunda sebenarnya tidak ingin ikut campur dengan perkara urusan rumah tangga kalian, Zanna. Tapi, kalau sudah separah ini, apa Bunda harus tetap diam saja? Bunda tidak terima kamu diperlakukan seperti ini olehnya!" "Iya, Bunda. Akan Zanna pikirkan baik-baik. Bunda jangan cemaskan Zanna ya, nanti Bunda sakit. Z

