Begitu menjauh dari Dhani, Bomi berusaha mencari Erika. Ia hanya bisa mengandalkan feeling nya saja. Karena dirinya pun tidak yakin di mana tepatnya Erika berada. Bomi tidak bisa menghentikan langkahnya. Ia takut jika berjalan terlalu santai, ia tidak bisa menyelamatkan Erika. Sementara itu jeritan Erika masih terus terdengar. Dengan sekuat tenaga, dan bahkan usaha sekeras apa pun ia berusaha untuk mengikuti suara itu, Bomi tetap tak kunjung menemukan keberadaan temannya itu. Ia sepenuhnya merasa tanpa arah. Hal itu benar-benar membuatnya semakin frustasi, terlebih sekarang ia mulai mendengar suara rintihan lain di dalam kepalanya. Rintihan itu terdengar sangat lemah. Ia yakin itu bukan lah rintihan Erika. Kali ini Bomi benar-benar berhenti dan mencoba menyingkirkan suara lain selain sua

