Rina berhenti sekitar jarak lima meter dari pintu. Punggung Rina yang terlihat dingin membuat Jessica terdiam dan semakin menggigil ketakutan. Suara gemerisik daun di luar sana bahkan menambah rasa takut Jessica saat menyadari bahwa ia harus menghadapi temannya itu. Gadis di hadapannya kemudian perlahan berbalik menatap Jessica yang kini memandangnya penuh perasaan menyesal. Bagaimana pun juga benda yang dilemparnya itu telah berhasil melukai Rina. Rina, dengan sorot matanya yang tajam itu masih memandangnya dengan senyuman licik yang tak henti-hentinya sirna dari wajahnya. Tidak ada amarah sedikit pun dari tatapan ituitu, namun tatapan dingin dan licik, yang sebelumnya tidak pernah terlukis di wajah gadis itu. Rina berjalan mendekati Jessica. Surai yang menyelinap keluar dari sela jilb

