Dua hari sebelumnya ... ° ° ° "Aku nggak bisa, Bil. Aku menyukai orang lain," kata Hana. Ia terisak. Billy mengambil sebatang rokok kemudian menyalakannya. Siang itu Hana menemui Billy di apartemen. "Apa sih yang kamu sukai dari laki-laki itu?" tanya Billy dengan tatapan dingin. "Kamu pernah bilang kalau kamu nggak akan ninggalin aku, Han. Apa semua yang udah aku berikan ke kamu belum cukup? Kalau bukan karena aku yang membayar biaya operasi ibumu, dia pasti udah mati!" bentak Billy. Kesabarannya hanya tinggal sesenti. "Tapi aku juga udah memberimu sesuatu yang paling berharga, Bil," bantah Hana. Ia menangis tersedu-sedu mengingat kejadian di malam Natal ketika Hana menyerahkan mahkota perempuannya kepada Billy. "Ya, itu udah jadi kesepakatan kita, kan? Jadi, apa sekarang kamu meny

