"Jangan bergerak!" Pak Nugroho dan rekannya menodongkan pistol ke arah Billy. Emi seketika bangun untuk menghambur kepada Yudhis, namun sial. Tangan Billy lebih cepat daripada gerak tubuhnya. Billy mengunci leher Emi. Bersamaan dengan itu sebilah pisau lipat tertuju pada leher Emi. "Kalian yang jangan bergerak. Atau perempuan ini ..." Billy mendekatkan bibirnya di telinga Emi. "... mati," bisiknya. Billy memain-mainkan ujung mata pisau di sepanjang leher Emi. Membuat Emi bergidik ngeri. Yudhis menatap mata Emi seolah ingin menenangkan bahwa semuanya akan baik-baik saja. "Bil, lepasin aku," perintah Emi. "Jangan memerintahku, Baby," ucap Billy. Ia terus saja memain-mainkan pisau itu di leher Emi. "Kita belum bersenang-senang, My Doll. Lagipula kamu udah berjanji mau kembali padaku da

