Cuaca yang panas dan mood yang berantakan membuat Davika benar-benar kesal. Gadis itu membelokkan mobilnya masuk ke dalam halaman rumah setelah berulang kali membunyikan klakson dengan tidak sabar, membuat satpam penjaga rumah berlari-lari tergesa membuka gerbang. Ammar yang duduk di kursi penumpang tepat di samping Davika hanya bisa menggeleng melihat bagaimana sikap emosi sang istri yang baru kali ini dia lihat. Mereka berdua sejak pagi mencari kontrakan yang akan mereka tempati sebagai pasangan suami istri yang sah. Hanya saja, ternyata mencari tempat kos tidaklah semudah itu. Sejujurnya semua mudah bagi Davika dan uangnya. Namun Davika lupa, bagaimana ngotot dan kolotnya seorang Ammar dan pemikirannya. Ammar bersikukuh mencari tempat tinggal sesuai kemampuan uangnya sendiri. Setiap k

