Part.26

1345 Kata

Ammar masuk ke dalam kamar untuk menyusul Davika, tapi gadis itu tak dia jumpai di sana. Terdengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi, Ammar yakin itu pasti sang istri. Dia akan menunggu Davika sampai gadis itu keluar nanti, Ammar harus membuat masalah kecil yang terjadi di antara mereka selesai hari itu juga. Dia tak ingin istrinya marah berkelanjutan. Hampir sepuluh menit berlalu, dan Ammar masih setia menunggu sambil membuka handphone jadul miliknya. Membaca beberapa pesan dari teman-teman kampungnya yang mengucapkan selamat atas pernikahannya dengan Davika. Beberapa menggoda Ammar tentang bagaimana pengalaman malam pertamanya dengan istrinya yang secantik bidadari itu. Ammar hanya tersenyum, namun kemudian mendesah. Mereka bertanya tentang bagaimana malam pertamanya? Ammar ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN