Part.45

1158 Kata

Ammar cukup terkejut ketika mengetahui mobil di belakangnya melaju dengan cepat, tepat ke arahnya. Ini terasa seperti Dejavu baginya. Kejadian yang sama persis seperti hari itu, kecelakaan yang membuat bahkan sampai saat ini tangannya masih merasakan sedikit rasa ngilu. Beruntung sepersekian detik pemuda itu sempat membanting laju motornya ke samping dengan cepat. Andai saja dia terlambat sedikit saja, maka badan mobil yang berada tak kurang dari satu meter itu pasti akan menabrak bamper sepeda motor bagian belakangnya. Dan dia tak akan bisa membayangkan apa yang mungkin terjadi padanya. Tuhan masih benar-benar menyayangi dan melindunginya kali ini. "Astaghfirullah, kenapa ya orang-orang kota banyak yang tidak hati-hati begini." Lelaki itu menggumam sambil mengelus d**a. Terkejut, taku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN