Rasanya asam lambung Adelia naik sampai tenggorokan dan hanya menunggu waktu sampai dia mengeluarkan semua isi perutnya di tempat. Dari segala mimpi buruk yang mampir dalam tidur lelapnya Adelia semenjak kembali ke rumah, apa yang terjadi saat ini lebih buruk dari mimpi-mimpi itu. Pertama, karena itu benar-benar terjadi dan bukan sekedar bunga tidur. Kedua, dia harus memastikan air mukanya tenang. Ketiga, memastikan bahwa pria di depannya ini tidak menyadari bagaimana keringat dingin mengalir di tengkuk dan gemetar ketakutan yang ia rasakan sekarang. Siapa sangka, bahwa dia akan berhadapan dengan Januar yang jelas sekali terkejut melihat kehadirannya. Untungnya laki-laki itu cukup tau diri untuk menutup mulut. Tidak membeberkan bahwa mereka berdua pernah terikat tali pernikahan di depan

