Sembilan Puluh Satu

1024 Kata

Jesty dan Elwin dari sedari sore, sudah berada di bandara. Tadi Elwin menjemput Jesty di tempat ia menurunkan Jesty setelah dari pemakaman. Jesty dan Indi tadi membicarakan banyak hal mengenai pernikahan Jesty nantinya. Di mulai dari konsep yang di gunakan dan nuansanya. Jesty pun tadi sudah di ukur, Elwin juga. Untuk jas Elwin, Kak Indi bekerja sama dengan temannya. Urusan pakaian sudah selesai, Jesty serahkan semua ke Kak Indi dan temannya. Jesty percaya mereka. "Oma Rita dan Kak Grace masih lama ya, Mas Elwin?" Langit sudah gelap, tapi yang ditunggu masih belum menampakkan hidungnya. "Mereka sudah sampai, tinggal menunggu keluar, Jesty." Jesty cuma mengangguk-angguk saja, sampai matanya menangkap ada dua orang yang dikenalnya. "Mas Elwin itu, Kak Grace dan Oma Rita!" seru Jesty, yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN