Feeling Seorang Ibu

1527 Kata

o0o Marco berdiri di balkon kamar dengan segelas minuman beralkohol yang dia pegang di tangan kanannya. Inilah dirinya yang kerap kali melampiaskan rasa jenuh dan penatnya pikiran dengan minum-minuman keras atau merokok hingga berpuntung-puntung tanpa berhenti. Sampai ia kerap kali membuat kamarnya pengap dengan asap rokoK, tapi ia tak peduli. Yang penting dia memiliki pelampiasan untuk melepaskan beban yang dia rasakan. "Merri ... andai kamu tahu, bahwa hidup ini indah daripada harus terus menoleh ke masa lalu, hahahaha .... " racau Marco yang masih kepikiran dengan wanita berpenampilan sederhana yang ia temui di cafe tadi. Dalam kondisinya yang mulai kehilangan kesadaran ia terus mengoceh merutuki kebodohan wanita asing itu berkali-kali. Namun, di sisi lain rasa bersalah juga masih ber

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN