"Cepat panggilkan sopir dan minta mereka untuk menyiapkan mobil segera!" teriak Marshel mengomando siapa pun untuk segera bertindak. Kepanikan terjadi ketika Edrick tumbang. Persidangan Merri pun usai karena sang hakim sudah dipastikan menyerah kalah dengan rasa sakit yang dideritanya. Tepat di bagian d**a, nyeri itu menjalar dan membuat Edrick kehilangan kesadaran. "Papa ... bangun, Pa! Mer minta maaf, Pa!" Merri mendekap tubuh lemas papanya, tapi dengan cepat Marshel mendorong tubuh adiknya tersebut dan meminta Merri untuk tak mendekati ayahnya. "Ini semua gara-gara kamu!" sentak Marshel. Lagi-lagi Merri yang harus dituduh sebagai pihak yang bersalah. "Ini bukan salah aku, Bang. Ini salah istri kamu!" bantah Merri. Ia tak terima kalau harus menjadi sasaran amuk Marshel. Seandainya L

