Total sudah lima puluh akun dengan nama Verrel yang Merri otak-atik. Dan dari kesemuanya tak ada orang yang bernama Verrel yang ia maksudkan. Merri tak menscroll beranda mereka dari atas hingga ke bawah karena itu akan memakan banyak waktu, wanita itu hanya memeriksa photo profil atau foto-foto lain yang diunggah oleh si pemiliki akun (itu pun yang akunnya tak diseting privat) dan memastikan bahwa wajah mereka tak ada satu pun yang mirip dengan wajah Verrrel, sang kekasih. "Huft! Masih ada beberapa akun lagi yang harus aku periksa," gusar Merri seraya melemaskan kedua bahunya. Memang pekerjaan ini seperti mencari jarum ditumpukkan jerami yang membutuhkan tingkat kesabaran yang tiada duanya. Putus asa? Iya, hampir saja Merri menyerah ketika satu per satu akun sosial media yang ia periksa

