o0o Anggota keluarga inti dari Edrick Arswendo Winata duduk berjajar di sofa panjang yang terhampar di ruang keluarga. Wajah mereka nampak tegang meski berupaya untuk tetap ramah menyambut kedatangan Willi, Denias dan juga Satria. Senyum itu terkesan dipaksakan karena sesungguhnya mereka sudah tak memiliki muka lagi untuk beramah tamah dengan Willi dan sekeluarga yang telah mereka kecewakan. Merri yang menjadi tersangka utama duduk termangu diapit oleh ibu dan juga neneknya. Apa yang bisa wanita itu lakukan sekarang? Melarikan diri lagi seperti yang pernah dia lakukan di malam pernikahan? Tidak mungkin! Untuk berjalan saja rasanya kesusahan apalagi untuk berlari. Yang dia bisa lakukan hanya berpasrah ketika satu per satu dari kedua orang tua Satria mulai menghakiminya. Iya, aku memang h

