Mencurigakan

2294 Kata

"Iya, Benar, Marco. Jadi kamu jangan berpikir yang macam-macam tentang kami! Papi hanya berusaha untuk membantumu saja. Ya sudah Papi pulang dulu, ya!" Benjamin berpamitan setelah membenarkan apa yang Azzura katakan. "Oke, aku percaya sama kalian. Papi hati-hati pulangnya!" sahut Marco yang memilih untuk tak memperpanjang masalah. "Sayang, apa kamu sudah makan?" tanya Azzura. Wanita itu bergelendot manja di tubuh Marco yang terlihat masih kaget dengan kehadiran Benjamin di rumah kekasihnya ini. Meski keduanya sudah menjelaskan dan terdengar masuk akal, tapi pikiran negatif Marco sesekali menyelinap dalam otaknya. "Aku udah makan tadi di jalan," jawab Marco di tengah usahanya untuk menepis kata hatinya yang terus menginginkan dirinya untuk mengulik kebenaran tentang Azzura dan ayahnya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN