Perawan KTP

1568 Kata

Marco menoleh dengan mulut ternganga dan teriakannya pun seketika terhenti akibat mendengar teriakan Merri yang jauh lebih kencang darinya. "M-Merri ... maaf! Maaf! Aku ngebangunin kamu, ya?" tanya Marco dengan gelagapan. Ia mencoba untuk menenangkan Merri. Euforia akibat tim football andalannya mencetak skor mengungguli lawan pun terabaikan sudah. Merri terdiam setelah berteriak dengan kencang. Matanya yang tadi terbuka lebar mendadak mengatup perlahan-lahan. Kedua tangannya yang tadi memeluk bed cover untuk menutupi tubuhnya pun melemas dan tergeletak begitu saja. Tak lama setelah itu tubuh Merri perlahan ambruk di atas ranjang. "Waduh ... Mer ... Merri!" Marco memajukan tubuhnya mencoba untuk melihat keadaan Merri. "Mer ... kamu masih hidup kan?" tanya Marco seraya menyibakkan ram

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN