*** Waktu benar-benar mengejek Gama habis-habisan. Pagi tadi ia buru-buru menemui Dea untuk tahu keadaan kekasihnya itu. Kini, petang seperti mencekiknya karena Diandra berulang kali menerornya untuk segera menjemput Giana. Namun, Gama sudah berubah pikiran. Dia bersumpah tidak akan menjemput istrinya itu sore ini. Giana bukan siapa-siapa baginya. Giana bukan perempuan yang harus ia jaga perasaannya. Tidak ada untungnya bagi Gama untuk menjemput perempuan itu kembali ke rumah besar mamanya. Malam ini juga Gama tidak akan kembali ke rumah itu. Ia akan menginap di apartemennya saja. Gama terlalu malas bertemu dengan Diandra yang selalu saja memaksakan kehendaknya. Terlalu banyak pekerjaan adalah alasan yang Gama katakan pada mamanya. Gama tidak ingin melihat wajah Diandra ataupun Giana.

