*** Rahma menahan tubuh Gufta yang baru saja ingin berlari menghampiri kakaknya yang diperlakukan Gama dengan kasar di depan Diandra. Iya, Gufta mendengar semua yang Gama katakan kepada Giana beberapa menit yang lalu. Rahang Gufta mengeras melihat kakak kesayangannya diperlakukan dengan sangat tidak layak sebagai seorang istri oleh suaminya sendiri. Gufta tidak lagi menyalahkan Giana mengenai pernikahan paksa ini. Semua salah Gama karena telah merusak masa depan kakaknya. Sudah seharusnya Gama bertanggung jawab jika apa yang Aya dan Farel katakan adalah kebenaran. Bukan menyudutkan Giana dan menuduhnya merencanakan semua ini bersama Diandra. “Jangan Gufta, Nenek mohon!” genggaman tangan Rahma mengerat pada lengan cucu keduanya itu. “Mbakmu pasti tahu masalah ini, dia sudah memilih jal

