Thalia merengut begitu mendengar jawaban Johnny, tak biasanya dia menolak ajakan untuk bertemu. Biasanya dia akan selalu datang dengan cepat untuk menemuinya. “Sudah Thalia, tak masalah. Mungkin Johnny sibuk.” Ujar Sabrina yang memang telah datang sejak ia menghubungi Johnny. Sabrina adalah sahabat sekaligus tetangganya dulu, saat mereka masih berada di gedung flat yang sama. Thalia mengangguk. “Mungkin saja, tak biasanya dia begitu.” “Atau dia mulai berkencan?” Sabrina terkekeh pelan. “Biasanya tingkah seseorang aneh itu saat dia berkencan. Tapi aku akan sangat terkejut jika dia berkencan dengan wanita lain.” Thalia mengerutkan keningnya. “Kenapa? Toh dia sangat tampan dan mapan. pasti banyak yang mau dengan Johnny.” “Karena selama ini yang aku lihat, dia sangat menci

