PROLOG
Meskipun dia harus tertatih, terluka, bahkan jika harus meregang nyawa sekalipun dia akan terus mengejarnya, mengejar cinta yang selama ini hanya dianggap sebagai permainan, dia mengaku salah, dia menyesal, jika saja dia tidak terlalu gengsi untuk mengakui perasaannya mungkin saat ini dia masih bisa bersama sang kekasih, juga bersama sahabatnya. Ditengah derasnya hujan dia berlutut dan menangis. Hanya itu yang bisa dirinya lakukan saat ini.
~ Felli ~
.
.
.
Meski kucoba berlari menghindar yang kurasakan adalah hatiku tetap melukiskan dirimu. Hembus nafasku membias, hadirkan kenangan yang lalu lagi dan lagi, bagaikan memutar waktu kembali, mengapa sesulit ini melupakanmu ?
...
Kuingin ada di sampingmu, selalu melihat senyummu, aku ingin hadir dalam setiap kisah yang terlintas di matamu. Jika bisa aku ingin membawamu ke musim semi yang indah dimana bunga-bunga bermekaran bagaikan salju yang memenuhi langit.
~ Ken ~
Cinta datang dan pergi, cinta datang dalam setiap kesempatan, cintapun pergi dari sekian banyak kekeliruan, semuanya membuat kita dewasa. Tidak ada yang percuma, jatuh cinta adalah yang membahagiakan bagi semua insan. Jangan pernah takut untuk Jatuh Cinta.
Akankah kelamnya masa lalu akan membawanya pada masa depan yang cerah. Kenyataan yang membias bagai sebuah harapan yang nyata, Kenangan membuncah bagai gunung api yang sudah lama tidak memuntahkan lahar panas.