Jangan pernah berpikir jika ceritaku akan sama dengan dongeng atau film. Di mana para pria akan berlari mengejar wanitanya. Faktanya, Reyhan tidak mengejarku. Meski aku yakin dia tahu ketika aku melangkahkan kakiku keluar dari rumahnya. Sesampai di dalam taksi, aku langsung menumpahkan semua kesedihan yang melandaku saat ini. Tidak peduli jika supir taksi berulang kali melirikku dari balik spion dalam, seperti belum pernah melihat perempuan menangis saja! Perlahan kuusap perutku yang sudah membukit. Apa kamu ingin bersama dengan ayahmu, nak? Jika iya, ibu akan mengabulkannya. Aku mengangguk mantap. Sudah kuputuskan kalau aku akan mengabulkan permintaan ayahmu. Memberikanmu kepadanya dan setelah itu ibu akan menghilang dari hadapan kalian. Sesampai di rumah Mbak Nita, aku mengusap air m

