Duapuluhenam

1026 Kata

Siang itu seperti biasa Reyhan sedang bekerja dan sebuah kejutan menyambutku. Rumah Reyhan yang kutinggali kedatangan tamu. Sebenarnya tamuku dan mereka adalah Mas Roby dan Thalia. Mereka membawakanku sekeranjang parsel buah-buahan yang membuatku tertawa melihatnya dan menegur mereka. "Kalian ingin menjenguk ibu hamil atau orang sakit?" candaku yang membuat keduanya tertawa hambar. "Udah gue bilang mendingan nggak usah bawa apa-apa. Toh doi nggak mungkin nggak dikasih makan sama Reyhan. Mas Roby aja yang ribet pakai acara mau beli buah segala," cerocos Thalia yang langsung mendapatkan tatapan tajam dari Mas Roby karena mulutnya yang tidak ada rem-nya itu. Ditempatku duduk, aku tertawa melihatnya. "Berisik lo. Diem dikit napa. Atau lo mau mulai besok nggak usah dateng lagi ke studio?" "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN