Bab 68. Bahagia

1036 Kata

"Bagaimana kondisi Ar, Lan?" tanya Alden melihat ke arah adik iparnya itu. Alan menarik napas berat, lalu melirik ke arah Aerin, Lisa dan Ratih yang tengah bermain dengan Ar di taman belakang mansion mewah itu. Kondisi Ar perlahan membaik ia sudah kembali ceria dan sehat seperti biasa. Melihat istri dan anaknya tertawa bahagia merupakan suatu pencapaian yang tak pernah ada dalam angan-angan Alan. Pikirnya dulu, punya banyak uang adalah kesuksesan yang sesungguhnya. Namun, sekarang ia memahami bahwa kesuksesan sebenarnya adalah ketika berhasil membangun rumah tangga yang bahagia, hangat dan nyaman. "Ar mengalami trauma berat," sahut Alan. "Dia takut tempat gelap dan takut dipukul, tidak boleh berkata kasar dan takut pada tali!" Mendengar hal tersebut Alden merasa hatinya teriris sak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN