Hal pertama yang dia pikirkan begitu masuk rumah itu adalah sosok Lara anak Pratiwi yang pernah tinggal di sana. Allea berfikir kalau Lara mungkin terlibat tentang perasaan dengan Rama bukan sekedar tinggal lalu pergi. Banyak hal yang menguatkan dugaannya itu, salah satunya tentang pesan BlackBerry Pratiwi waktu itu. "Kenapa harus naik ke atas?" "Tas kamu ada di kamar saya!" Sudah barang tentu Rama akan menggiring gadis itu ke kamarnya karena tujuannya memang menawan Allea. Biasanya Allea selalu gelagapan jika Rama sudah bertingkah semaunya tapi kali ini dia sudah enggan untuk terkesan mengalah. "Saya bisa menunggu disini." Allea menghentikan langkahnya di ruang tamu kemudian duduk dengan tenang. "Saya bukan kacung kamu yang harus naik turun tangga hanya untuk sebuah tas." Allea

