Keesokan harinya Rama telah siap menjalani misinya untuk membawa paksa sang pujaan hati. "Mau pesan kopi lagi Pak?" tanya Yuni. "Iya, tapi saya mau yang seperti kemarin." "Baik Pak! Silahkan menunggu." Yuni bergegas menuju dapur. "Kak Lea!" Panggilan Yuni menghentikan aktifitas Allea yang tengah bersiap untuk pulang. "Kenapa Yun?" Sambil mesem-mesem dia berkata, "Bisa minta tolong bikinin kopi kayak kemaren gak?" "Boleh!" Dengan penuh semangat Allea mulai unjuk kebolehan. Yuni memperhatikannya dengan seksama kemudian bertanya, "Kakak belajar dari mana sih bisa buat kopi seenak ini?" Mendadak raut wajahnya berubah sedih, "Dari majikanku dulu." Yuni melotot heran, "Kakak pernah kerja rumah tangga?" Allea mengangguk, "Iya, majikanku dulu baik banget. Dia yang ngajarin aku

