Bab 24. Teka-teki Sandy

1080 Kata

Langkah kaki Hana terdengar pelan, namun pasti ketika ia memasuki lobi kantor AF Group. Inilah waktu yang sudah dijadwalkan Sandy untuk mewawancarainya. Dengan setelan kerja formal, Hana berusaha tampil profesional. Mau bagaimana lagi? Karena tuntutan pekerjaan Hana dari pak Arman, akhirnya ia setuju untuk mewawancarai Sandy. Ia membalik keputusannya, yang pernah ia katakan pada Davin, kalau ia akan menyerah. Namun, tetap saja ia merasa tidak enak pada Davin, karena Davin sudah banyak membantunya sejauh ini. Hana pun melanjutkan langkah menuju ke resepsionis. "Permisi? Saya, Hana dari Nexus Press," sapa Hana pada resepsionis. Resepsionis yang baru melihat Hana itu, langsung menyambut Hana dengan ramah. "Ah, Nona Hana. Pak Sandy sudah berpesan pada saya sebelumnya. Sekarang pak Sand

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN