istri minta jatah malam jumat

812 Kata
aku pulang agak telat hari karena ada acara, saat sampai dirumah ku lihat ada sendal kakak ku di luar. pasti datang dan menginap lagi pikir ku, aku langsung ke kamar tamu dan benar saja kakak ku sudah meringkuk di dalam selimut. ku panggil mas bian suami ku ternyata dia sedang mandi akhirnya ku putuskan untuk memandikan billa di kamar mandi sebelah dapur dan setelahnya billa ku buatkan s**u agar ia segera tidur karena aku ingin menghabiskan malam bersama mas bian apalagi sudah hampir seminggu kami tak b******u. "mas" panggil ku sambil mendekat dan menciumi d**a mas bian. "hmm, sudah bersih?" tanya mas bian yang selalu faham kode yang ku berikan. "sudah" jawab ku sambil mengecup rahang tegasnya. "ayo ke kamar saja" ajaknya sambil menarik tangan ku menuju kamar kami. dengan lembut mas bian merebahkan aku di karpet bulu tebal yang memang menjadi tempat kami b******a karena billa masih tidur bersama kami. entah kenapa malam ini aku begitu berhasrat pada suami ku, seperti sudah berbulan bulan kami tak melakukan penyatuan. "hmm mash, aku kangen sekali sama mas bian" ucap ku sambil menjilati lehernya. "sssttttt sayang, gelih ouuuuuhhhh" desis mas bian. "aku ingin makan mas bian sampai puas, sampai lemas" ucap ku nakal sambil menarik paksa bokser yang mas bian pakai. sluuurrrppp cklooookkk cklooookkkk ssluuurrrrpppp hmmm hmmmm aku terus mengulum menghisap m******t batang milik mas bian tanpa henti tanpa jeda aku menikmati erangan yang mas bian keluarkan dari mulutnya sambil tangan mas bian menjambak dan menarik serta mendorong kepala ku untuk memuaskan hasratnya. "ouuughhh sayang, mas mau keluar aaarrrgggghhhhhh" mas bian menjerit sambil memuncratkan spermanya kemulut dan muka ku. hah hah hah nafas mas bian naik turun ia seperti kelelahan berlari mengelilingi lapangan. aku yang masih di depan batang besarnya memberi senyum kemenangan. "kamu kenapa jadi nakal begini? hmm" tanya mas bian sambil menarik ku untuk sejajar dengannya. "aku mau buat mas puas dan nagih sama aku terus. karena tadi teman ku curhat suaminya selingkuh karena dia ga pernah kasih hal baru diranjang jadi suaminya jajan diluar" jelas fiani deg aku seperti tertampar, secara tak langsung fiani sedang menyindir ku dan ia mengupayakan agar aku tak berpaling darinya. hati ku merasa nyeri saat melihat ketulusan di wajah istri ku, aku menyesal telah bermain serong dibelakangnya. "mas, mas kenapa bengong?" suara fiani membuyarkan lamunan ku. "hmm mas lagi mikir gaya apa yang mau kita pakai? punya sudah basah tapi belum dapat sodokan dari k****l mas" aku mengalihkan raut curiga fiani pada ku. "aku mau nungging mas, sambil angkat kaki di atas ranjang itu" ucapnya sambil menunjuk kasur dimana ada billa putri kami yang sedang tidur. "nakal, ketagihan gaya itu ya?" kami sempat melakukan oenyatuan dengan posisi itu dan sungguh itu lumayan nikmat. setelah fiani merangsang kemaluan ku akhirnya kami siap untuk memulai pergumulan di malam jumat ini. fiani sudah menungging di sisi ranjang sambil mengangkat kaki kanannya. sungguh posisi fiani saat ini sangat menggairahkan ia terlihat begitu seksi dan menantang apalagi wajahnya sangat bernafsu sekali belum lagi bibirnya yang digigit sambil mengatakan kata kata kotor membuat aku semakin b*******h dan tak sabar menyodoknya dengan batang besar ku ini. "siap siap kewalahan ya? kamu bener bener seksi banget sayang. mas habisin kamu sekarang" ucap ku sambil menggesekkan kepala k****l ku di depan bibir senggamanya. "uh mas ayo dong cepat. puasin aku pake k****l besar mas" "hmm apa sayang?" "sekarang mas masukin masukin kontolnya, aku mau kamu kontolin" fiani semakin nakal ia terus merancau ingin aku segera bermain tapi aku masih ingin mengerjainya. bukan aku tak ingin tapi aku masih merasa agak lelah sudah dua kali aku keluar padahal belum ada dua jam aku bermain dengan nadia kakak ipar ku kini fiani sudah mita dijejali dengan batang besar ku ini. "mas ayo dong aku mau" kembali fiani merengek ingin segera ku masuki akhirnya aku masuki istri ku dengan sangat lembut. hmm berbeda sekali, fiani sungguh sempit miliknya menggigit dan sangat legit sedangkan nadia sangat basah dan sedikit longgar padahal milikku termasuk besar untuk ukuran orang asia. tapi aku tetap menikmati saat menggauli nadia dia mungkin karena dia wanita yang bukan istri sah ku. "hmm sayang kamu legit sekali, sempit" aku mendesis sambil tetap memaju mundurkan pinggul ku sudah 20menit kami belum mengganti posisi sampai akhirnya istri ku minta untuk menduduki ku ia ingin bergoyang katanya. "loh mas mau kemana?" "di sofa yuk, mas mau mimik s**u" ucap ku sambil duduk dan membuka lebar kedua kaki ku. dengan meremas kedua payudaranya fiani berjalan mendekat sambil ia berusaha untuk m******t salah satu payudaranya sediri. sungguh penampilan fiani sekarang sangat menggairahkan aku sampai mengocok batang ku karena melihat fiani yang nakal. "ayo cepat sayang, naik sini" aku tak sabar dan itu semakin membuat fiani mengerjai ku. "mas mau ini?" tanya fiani sambil membuka lebar pahanya dan memperlihatkan lempitan lembah kenikmatannya. grep aku berhasil membawa fiani ke pangkuan ku dan dengan pasrah ia mau membuka lebar pahanya dan masuklah kejantanan ku.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN