pelampiasan

679 Kata
hari ini gairah nadia tak bisa salurkan padahal tubuhnya begitu menginginkan keperkasaan bian bisa memberinya kenikmatan, namun nadia mendapat penolakan. tak kehabisan akal, nadia langsung menelpon salah satu pria sumber uangnya walaupun tak besar tapi untuk disaat seperti ini hanya pria ini saja yang bisa dengan cepat bisa menemuinya. "halo om frans lagi dimana?" suara nadia terdengar manja saat menelpon seorang pria baya. "............" "gatel nih om, kangen genjotan liarnya om di m***k aku" "hehehe kangen uangnya juga dong" ".........." "yakin mau main dirumahnya om?" ".........." "oke siap, aku ga sabar ngangkang didepan om nih" nadia mengendarai motor fiani ke sebuah perumahan elit untuk segera menuntaskan nafsunya bersama pria tua sarang duit yang baru ia kenal dua minggu lalu. "kenapa lama?" "lampu merah depan agak macet, sempet salah belok juga tadi hehe. kok sepi om?" "anak istri ku lagi liburan, supir sama pembantu lagi belanja satpam lagi istirahat pulang. kebetulan kan kamu telpon jadi saya bisa numbuk m***k kamu ini" tangan pria tua yang sudah mulai keriput itu mengelus paha bagian dalam nadia sambil meremas m***k tembamnya. "ugh om aaahhhhh,,, aku pengen main di sofa sini ya om" ucap nadia sambil menunjuk sofa ruang tamu yang terlihat mewah didepannya. "ga mau main di kasur ku aja? kasurnya besar dan empuk, pasti pantulan sodokan ku akan jadi lebih nikmat" bisik om hans sambil m******t daun telinga nadia. nadia merasa tergoda dengan tawaran om hans langsung menganggukkan kepala dan mengikuti langkah pria tua itu menuju salah satu pintu besar yang berada dilantai satu. saat masuk mata nadia langsung membola sempurna karena tampilan kamar yang dia masuki begitu mewah bak kamar para raja di negeri dongeng. ranjang besar dengan ukiran di kepala ranjang dan betapa luasnya kamar ini belum lagi meja rias dan lemari pakaian serta berbagai koleksi wanita yang sudah pasti milik istri om frans. namun cepat cepat nadia memutus keterpanaannya dengan kembali fokus dengan tujuan awalnya datang kemari. "ayo om, m***k ku udah gatel pengen dijilat dan ngerasain sodokan k****l om hans" nadia meremas tengah s**********n om hans dengan lembut. "ugh tangan halus mu sungguh pandai memberi sengatan pada batang ku sayang. ayo berbaring dipinggir ranjang, aku akan jilat dan sedot t****k tembam mu ini" secepat kilat nadia menanggalkan semua pakaiannya dan segera mengangkang memberi ruang agar om hans bisa menjilati m***k basahnya dengan leluasa. "hahahaha t****k mu sudah basah sayang, bahkan berkedut kedut. sebegitu rindunya kamu dengan k****l hitam hah?" om hans langsung m******t dengan rakus milik nadia sambil memasukkan dua jarinya. "ugh yah yah terus om terus, jilatan om memang tak ada duanya. jilatan om yang paling top ough ooh aaahhh ahhhh sedot om sedot. tambah jarinya om tambah ouuuughhhhh keluaaaarrrrhhhhh" nadia menjerit histeris saat mendapat pelepasan pertamanya. jika bermain dengan pria tua ini layanan lidah dan jarinya lah yang paling nadia sukai karena om hans sangat senang bermain di s**********n nadia. slllluuuuuuuurrpppphhh slluuuurrrppphh slluuuuuurrrpppphhhh aahhhh "t****k tembam kesukaan ku sllluuuuuuurrrppphhh" "ooooooouuuuuhhhhh geliii om aaahhhh geliii iya iya aaaaahhhhh" "kamu sudah dua kali muncrat nadia hahahaha sekarang kamu rasakan batang hitam ku ini" bleessss dengan satu kali hentakan batang hitam milik pria berusia kepala lima itu masuk dengan mudah. banyaknya cairan milik nadia mempermudah proses masuk milik om frans. "ugh legit, becek tapi tetep nikmat sayang uuuuhhhh t****k mu memang sedap sekali. aaahhh" "ugh om, kontolnya kenapa ga digoyang?" nadia resah karena tak segera mendapatkan sodokan. "kamu mau aku goyang?" "iyah om, ayo goyang. aku mau coba juga di sofa itu" jawab nadia sambil menunjuk sofa kamasutra berwarna merah disudut ruangan nan besar ini "hahahaha kamu tau ternyata fungsi sofa itu. baiklah aku mau kamu crot dulu disini sekali baru kita pindah kesana ya" om hans mulai mengayunkan pinggulnya dengan lincah. walau usianya sudah cukup tua namun stamina om hans masih sangat bagus, ia rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat sehingga hasrat seksualnya masih sangat normal. bahkan istrinya yang berusia 45tahun sering kewalahan melayani sehingga seperti sekarang lah om frans mencari kenikmatan dari lubang lain selain milik istrinya. nadia adalah wanita kesekian yang menjadi penghangat ranjang milik om hans karena om hans sudah beberapa kali berselingkuh dari istrinya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN