37

3230 Kata

“Nita? Ngapain kamu di sini?!” teriak Mawar. Nita memasang wajah polos, seperti wanita baik-baik, dengan senyuman canggung yang terpasang di bibirnya. Mawar mendengkus, merasa Nita sedang bermain peran sekarang. “Aku mengantarkan anakkua. Tidak mungkin aku membiarkan dia sampai ke rumah ini memalui orang lain, atau membawanya pergi.” “Oh ....” Mawar melanjutkan langkahnya, tapi terhalang cekalan tangan Nita. “Kenapa?” tanya Mawar sambil menggerakkan tangannya, hendak melepaskan celakan itu. “Aku mau bicara sama kamu, Mawar. Ini penting.” “Nggak ada yang penting antara kamu dan aku, Nita. Urusan kamu itu sama Kris, bukan sama aku!” Mawar menghentakkan tangannya sekali lagi, hingga cengkraman Nita terlepas. “Kita harus bicara atau selamanya aku akan jadi parasit di rumah kamu! Aku haru

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN