Bagian Lima Belas

1584 Kata

Aku menggeleng pelan. "Ayolah, ini sebagai imbalan atas kepuasan yang lo kasih." Balasnya. Aku tetap menggelengkan kepalaku. Aku bukan jalang, aku menjadi seperti ini hanya karena paksaan dari kakakku tidak lebih. Hatiku berbicara. **** Gemericik suara hujan membasahi bumi,  menambah syahdu malam ini. Aku tersenyum dulu saat di rumah aku sangat suka berlama-lama dikamar jika sedang hujan. Menurutku hujan membawa ketenangan tersendiri bagiku. Hawa dingin menelusup menusuk kulitku yang hanya memakai memakai jubah tidur tipis tanpa dalaman. Rivan sama sekali tidak memberikan baju ganti yang lebih pantas untukku. Sepertinya dia sangat enjoy dengan penampilanku saat ini. Namun, semakin lama hujan semakin lebat. Sesaat setelah makan malam aku merebahkan diri di kasur karena dinginnya cu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN