“Ivy, kemana aja kamu selama ini gak pernah balas ataupun angkat panggilan telepon Mami? Apa benar gosip yang beredar kalau kamu gak jadi nikah sama Jordan? Dan siapa lagi itu laki-laki bernama Adam? Apa kamu benar pacaran sama dia?” Pertanyaan Nova, sang Ibu di balik telepon yang bertubi-tubi terdengar seperti petir di gendang telinga Ivy. “Mami, I’m not feeling well right now... Ivy akan jelasin nanti, okay” jawab Ivy dengan nada enggan. Dia baru saja bangun dari tidurnya yang singkat saat tak sengaja mengangkat telepon dari Ibunya. “Ya memang, kamu harus jelasin secepatnya! Mami Papi sekarang di bandara Melbourne, besok sampai di Jakarta! Kamu jemput Mami papi awas jangan sampai telat apalagi melarikan diri!” ancam sang Ibu. “Hh... Iya iya Mi!” Ivy menghela nafasnya lelah dan menga

