Para penonton yang berada di tribun berharap cemas ketika si pembawa acara baru saja mengumumkan bahwa pertarungan hari ini akan dihentikan sejenak karena ada prosesi hukuman yang dilaksanakan di tengah arena. Mereka bertanya-tanya, gerangan apakah yang telah berlaku? Siapa yang hendak dihukum? Suara berbisik-bisik sontak bergema di seluruh tribun penonton. Tak seberapa lama, terdengar suara gong ditabuh kembali, sehingga penonton menutup mulutnya, sembari menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya. Dari bawah tribun yang berundak itu, muncul dua orang tentara kerajaan yang berbadan tegap dan besar, membawa seorang pemuda yang tak berpakaian bagian atas, digiring dengan mata yang ditutup oleh kain. Pemuda itu adalah Arya Sadana, yang telah berbuat kecurangan selama pertarungan, sehingga h

