Bab 15 Dendam Niluh Surati

1703 Kata

Kelebatan selendang merah beradu dengan tongkat sakti di udara, menimbulkan suara ledakan yang terelakkan. Di tengah sungai tampak nenek berjuluk Nini Gandamayit siap menyerang Dewi Selendang Merah yang berdiri tenang di atas tebing di pinggir sungai. Sementara, Panji menyingkir di balik pohon, karena ia sadar pertampuran ini bukan miliknya. Ia adalah seorang bocah yang masih hijau, tentu akan dilibas habis apabila turut campur urusan mereka. Panji sejenak melihat isi buntalan, untuk memastikan kitab itu masih ada di sana. Kitab Wasiat Iblis ini rupanya telah membawa petaka dan merubah seluruh jalan hidupnya. Rasanya ingin sekali ia membuang atau membakar kitab ini, tetapi ia teringat perkataan Pendekar Tanpa Nama bahwa kitab ini tak bisa dimusnahkan begitu saja. Hanya seseorang yang terp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN