Chapter 22

1514 Kata

“KAMU lagi ada masalah sama Rais?” tanya ibu “Ng-nggak” sahut ku kembali menonton televisi bersama Salma “Oh-ya?” ibu duduk disamping ku, “Tapi kenapa dia mampir kesini kamu nggak keluar?” “Hah? Rais kesini?” ibu mengangguk “Didepan sama bapak mu” Aku bergegas menuju ruang tamu, mengintipnya dari balik dinding. Ku temui bapak yang tersenyum senang tengah berbicara dengan Rais. Aku kembali masuk ke dalam rumah. Biar saja dia berurusan dengan bapak. Nanti aku keluar kalau dia sudah mau pulang. Agak sedikit berharap, dia datang untuk menjelaskan cerita keseluruhan. Apa hubungan mereka? Teman? Ibu mengetuk pintu kamar ku, “Sal, ini Rais nyari kamu” Sebentar sekali? Harusnya bapak lebih banyak lagi memberinya petuah. “Ada apa?” tanya ku padanya “Handphone kamu kenapa? Rusak?” “Ng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN